
YOGYAKARTA — Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Yayasan Blue Alliance Indonesia (BAI) memperkuat kolaborasi di bidang konservasi laut, biodiversitas, serta pengembangan masyarakat pesisir. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi sekaligus mendorong pengembangan riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.; National Manager Yayasan Blue Alliance Indonesia, Andreas Hero Ohoiulun; serta Kepala Pusat Studi Sumberdaya dan Teknologi Kelautan UGM, Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, ST, M.Sc., D.Sc.



